Taiwan 2.0 – Part 2

Chapter 3 : Old Street, New Street

Masih hari kedua. Saturday. Always my favourite day of all days haha. Hari dimana gw bisa santai tanpa mikirin rutinitas dari senin sampai jumat. And technically also my favourite day to write too, accompany by music. So gw lanjutin ya hari kedua gw di Taipei, setelah puas ke Maokong dan National Palace Museum, sorenya kita ke Tamsui Old Street. Awal mula kita kesini karena nyokap gw mao ketemuan same temennya yang notabene udah 40 than ga ketemu. she even said that she didn’t even recognise her face anymore. Janjiannya di MRT station Tamsui (red line). Berhubung lagi hujan deras, kita ga bisa kemana mana juga selain duduk di station Tamsui. Setelah nunggu sekitar 40 menit akhirnya yang ditunggu muncul. Temen nyokap dan dua anaknya. Jadi ceritanya mereka adalah temen dari kecil tapi kinda lost contact gitu. Sampe akhirnya temen nyokap (sebut saja si A) dapet info dari temennya kalau nyokap gw ada di Taiwan. Jadilah si A contact nyokap gw and the rest is chitchat ala emak emak dan ketika hujan mulai reda kami pun berjalan ke Tamsui Old Street. Posisinya ga susah, keluar dari stasiun MRT Tamsui kemudian belok kiri.

img_1007

 

Ada apa sih di Tamsui Old Street? Jalanan yang penuh dengan restoran, toko souvenir, street food dan sungai Tamsui. Tamsui Old Street ini berdampingan juga dengan sungai Tamsui. Untuk yang mau ngejar sunset, bisa mampir di area Tamsui river. Saran gw sih kalau yang mau ke Tamsui baiknya sekalian ke Tamsui Fisherman Wharf atau bisa juga ke Bali Left Bank. Bisa nyebrang pake ferry ataupun naik bus atau lebih enak lagi mobil pribadi.

img_1009

img_1010

img_1015
waterfront area

Streetfood yang sempet gw cobain adalah sate strawberry yang kemudian dilapisi dengan gula. Agak terlalu manis sih untuk gw. Untuk sekedar coba coba atau mungkin yang emang doyan manis, you should try it! Saat gw kesana memang ga terlalu ramai karena mungkin saat itu sedang hujan. Menurut gw lebih menarik ke tempat ini saat siang atau sore karena bisa duduk duduk diarea water front sembari menunggu sunset. Belum lagi view mountain yang memanjakan mata. Kalau yang mau datang siang, baiknya mengunjungi Taiwan di saat winter karena cuacanya dingin adem gitu. So far gw ke Taiwan bulan Mei dan September, someday i will try on december or January maybe.

Selesai dari Tamsui, berakhir sudahlah juga kisah pertemuan A dan nyokap gw dengan rentang waktu 40 tahun. Selanjutnya kita akan cari makan di areanya anak muda XiMenDing, sedangkan A dan keluarganya memilih untuk ke tempat lain.

img_1032

XiMenDing. Dijuluki sebagai Harajukunya Taiwan akhirnya bikin gw balik lagi kesini untuk kedua kalinya. 4 tahun lalu ketika gw berkunjung kesini, saat itu sedang hujan jadi ga bisa menikmati area perbelanjaan ini. Ga berlebihan memang jika julukan Harajuku disematkan pada XimenDing. Sebuah lokasi yang penuh dengan gedung gedung dan toko toko yang penuh dengan lampu lampu terang bikin ximending jadi area yang sangat hidup. Pengunjung yang datang pun ga habis habis, bisa dimaklumin karena ini merupakan area nya anak muda. Jadi kalau mau liat yang cakep cakep dan muda muda datenglah kesini haha. Cafe dan restoran juga bejibun bertebaran di area ini. Yang cukup menarik adalah tentu energi yang ditimbulkan XiMenDing. So Alive!

Begitu sampe Ximending, kita langsung cari makan. Ga banyak mikir dan cari, pilihan jatuh pada restoran jepang ini (uda laper banget kakakkk). Menu yang pilih adalah paket bento yang isinya adalah tempura, telor, chicken dan yang disebelah kiri bawah gw lupa itu apaan…interior yang warm dengan nuansa jepang kental akan menyambut dilantai 2. Lantai 1 hanya untuk yang take out. Untuk minuman bisa self service dan refill pastinya. Harganya pun masi terjangkau untuk kantong .

img_1022

Salah satu yang menarik adalah adanya tontoan atraksi solo performer dengan menggunakan satu bola basket. Para pengunjung pun segera mengelilingi street perormer ini termasuk gw coz i’m curious to see what’s he gonna do. Dengan melibatkan penonton, aksi yang dilakukannya menjadi hidup. Atraksi dance dengan bola basket pun sukses memukau para penonton. Gw sendiri ga terlalu lama nonton atraksi ini karena uda cape banget. Setelah puas mengelilingi area ini, kami memutuskan untuk pulang ke hotel. Hari ini sukses dengan 4 spot dan puas! Oh iya, ga lupa gw beli cemilan buah buahan untuk disantap di dihotel sembari bathtub-ing.

img_1028

Processed with Snapseed.

Chapter 4 : Family Reunion

Day 3. Sebelum gw lanjutin cerita dihari ketiga yang terlantung lantung karena kesibukan kerjaan dan stress yang ga kunjung selesai. This past few days i’ve been thinking about happiness. Happiness is probably a hard word to explain, but maybe it’s not too hard to feel. When do you feel happy? is it when you do shopping? or is it when you do travelling? or maybe when you got a raise in your work? but what about when you’re in a deep shit? when you’re in a trouble? when your heart broken? can you still be happy? maybe not, because we are a normal human being that can feel sad, fear, worry, stress and any other feeling that might strike you. The thing is whatever you’re going through right now, always remember that God is always by your side. He will always be there for you even when you feel He is not there. Just enjoy every process that might hurt and leaves you in agony pain. In the end, after every storm, a rainbow appears.

OK Haha that’s enough, just sharing a little bit. Hmm ok mari kita lanjut. Hmm hari ketiga  ini outfit gw adalah sweater hitam dengan gambar duffy duck dan celana panjang warna putih. Panas ga? uda pasti panas, tapi demi mewujudkan isi kepala gw, well who cares? So plan hari ini adalah harinya bersama saudara saudara gw. Dimulai dari perjalanan ke BeiTou yang notabene terkenal dengan hot spring nya dan juga merupakan tempat nyokap dan 2 tante gw tinggal. Kebetulan seminggu sebelum gw ke taiwan, tante dan paman gw dari jakarta juga berkunjung ke taipei dan akan balik ke jakarta 3 hari kemudian, so kita memutuskan untuk jalan jalan bareng a.k.a jalan jalan pake mobil jadi gw ga perlu mikir rute dan transportasi.

img_0799
Rumah Rumah di BeiTou

Daerah yang ga terlalu ramai menurut gw, jalanan yang padet sama perumahan tapi bersih banget. I don’t know how they do that seriously. Daerah beitou ini deket banget sama pegunungan yang notabene menjadi pemandangan sehari hari untuk warga beitou. Seperti yang sempet gw bilang sebelumnya, ini adalah daerah wisata yang terkenal dengan pemandian air panasnya. Beberapa hotel disini menyediakan hot springs gratis untuk tamu hotel. Gw ga akan banyak bahas beitou ini karena kali ini gw cuma berkunjung sesaat karena harus kerumah tante gw.

Selesai mampir ketempat nyokap, kami bertolak ke rumah tante gw dan sarapan disana. Gw sarapan semacam choi pan tapi dalam bentuk yang besar dan seriously enak banget. Sori tapi gw lupa namanya apa. Dan bedanya lagi kalau choipan biasanya dikukus, maka yang choipan looks a like versi taiwan ini digoreng. Buat yang ga tau choipan itu apaan, gw kasi penjelasan sekilas ya. Choi pan adalah makanan khas pontianak, kulitnya terbuat dari campuran tepung beras dan tepung tapioka dan isinya tergantung selera tapi mostly sayuran atau bengkuang. Damn gw jadi laper bayangin choipan looks alike itu.

Nah tujuan pertama adalah Tamsui Fisherman’s Wharf dan kebetulan emang gw belum pernah kesana. Thanks God matahari uda mulai bersinar lagi, karena tadi sempet hujan which makes me worry karena kalau hujan itu ga ada enak enaknya untuk travelling.Plus gw tenteng tenteng kamera. Saran gw sih kalao ke Tamsui Fisherman’s Wharf bisa dijadiin satu hari sama Tamsui Old Street. Kenapa begitu? karena sebetulnya mereka satu kawasan. Berhubung tadi malem gw ke Tamsui Old Street udah malem banget, jadi gw putuskan untuk ke Fisherman’s Wharf – nya nanti nanti aja. Makanya begitu diusulin ke Fisherman’s Wharf hari ini, jadilah gw seneng banget. Biarpun gw hari ini muter muter pake mobil, tenang gw tetep bakal kasi tau how to get there by public transportation.

img_1066

Nah this is the clue how to get there. Pertama, naik MRT dan berhenti di stasiun Tamsui (line merah) persis sama dengan stasiun kalau kalian mau ke Tamsui Old Street. Dari sini lanjut naik bus dengan kode 26, 836 atau 857. Atau selain naik bus bisa juga naik Ferry yang memang beroperasi di sungai Tamsui ini. Untuk naik Ferry ini juga bisa bayar pake easy card jadi kalian ga usah beli tiket lagi. Jadi ada apa sih di Tamsui Fisherman’s Wharf. Pertama tama ada yang namanya jembatan cinta, jembatan bernuansa putih dengan lantai kotak kotak. Panjang jembatan cinta ini 196 meter dengan mitos kalau jalan jalan dijembatan ini sama pacar maka bisa awet (Ahhhhhh whateverr) dan jembatan ini juga very instagramable deh. Lokasi ini juga terkenal dengan sunsetnya yang indah dengan latar belakang pegunungan, seafood dan party boats. Hotel, cafe dan restoran juga tersedia disini. Gw sendiri sempet ngerasain street food seafoodnya yang endesss banget like seriously, enak banget. Kepiting garing yang siap dimakan atau udang udang kecil garing yang enak banget deh untuk lidah kita. Cuma satu yang gw sesalkan, gw ga sempet ngerasain sunset disini…well maybe next time. Will you join me? Untuk yang punya banyak waktu, bisa sekalian mampir ke Fort San Domingo atau bisa juga ke Shalun Beach. Sekaligus ini menjadi catatan untuk gw kunjungi di trip taipei gw selanjutnya.

 

 

img_1080

And Voila, this is the squad for today trip! settle gw puts kelilingin jembatan cinta, dermaga, cafe, dan street foodnya. Santa kita lunch didaerah sekitar. So untuk lunch kali ini kita dibawa ke sebuah restoran seafood yang kata paman gw enak banget. Yang jadi highlightnya adalah minuman gratis, es krim yang juga gratis dan self service. Tuh ampe kenyang bego deh makannya. Oh iya ada satu minuman yang unik banget. Teh dalam kemasan botol dengan rasa kopi. Wuihh, jadi ada campuran kopikah didalemnya? Kaga, ini bener bener teh dengan rasa kopi. So far baru gw temuin di Fisherman’s wharf dan satu lagi saat gw lunch di WuLai.

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s