Scottland : One Day at Inverness

Chapter 9 : Nessie at Lochness

27 Desember 2017

Continue from the previous post, we actually arrive at Edinburgh around…wait i’m actually can’t remember it now and i’m also lost the ticket, but yeah it is around 10 – 11 pm. Sekarang tujuan kita adalah menuju tempat penyewaan mobil yang sudah kita book secara online hingga tanggal 31 desember subuh. Biaya selama 4 hari sebesar 198 pounds. Sempet terjadi sedikit drama saat pengambilan mobil. Too bad i can’t really remember the detail, but my friend remember i guess. Tapi ya sudahlah, i will continue the story first.

IMG_1911

Perjalanan menuju tempat tinggal kita di inverness sekitar 1 jaman dari airport edinburgh. Kita sempet berhenti sebentar untuk mengisi perut, as far as i can remember aku ga makan karena masi kenyang. Singkat cerita kita tiba di tempat penginapan, dengan badan yang sudah lelah banget, kita dengan sisa tenaga yang masih ada keluarin koper dari mobil. So kata kata yang tepat untuk menggambarkan penginapan ini adalah dormitory atau asrama. Yes mirip banget sama asrama asrama yang sering gw tonton di film film, penuh dengan lika liku lorong lorong panjang. Asrama tersebut terdiri dari 3 lantai dan guess what? Yes there’s no lift, so we have to carry our suitcase from the first floor to the third floor. In the middle of the night and barely have power to do it anymore. Plus i believe kita harus bangun pagi karena schedule cukup padat untuk pagi hari. We only have time to sleep like for 4 or 5 hours. I know kita bisa bangun siangan sih, tapi ada beberapa tempat yang mau kita kunjungin and i think impossible kalau kita bangun siang dan berharap schedule bisa terpenuhi. Dan saatnya tidur.

28 Desember 2017

Yass It’s time to explore Inverness. Setelah sarapan tentu dengan tambahan paket untuk sarapan, excluded me karena gw tau english breakfast ain’t my fav. So temen temen gw bungkusin roti yang dioles dengan selai so i can eat something on the road. Tujuan pertama adalah menuju Loch Ness. Loch sendiri bisa diartikan kurang lebih seperti danau hanya saja loch mempunyai pengertian sebagai area yang lebih besar dari danau. Loch Ness terkenal karena legenda monster nessie yang konon hidup di danau ini. Nessie adalah binatang berukuran besar dan berleher panjang. Konon di tahun 1934 pernah terekam bukti monster nessie namun kemudian foto tersebut dikatakan hanyalah hoax. Well, terlepas legenda itu benar atau tidak, Nessie live forever from time to time. Just like santa claus, they will always live as long as we believe they exist. What about you?

IMG_1934

IMG_1951

Let’s talk about the loch ness itself. Mungkin akan terlihat indah kalau kalian menyusuri lochness tersebut dengan kapal ferry, sembari menikmati angin sepoi sepoi diatas kapal ferry, kalian bisa menikmati pemandangan yang indah dimana disekeliling loch ness adalah pegunungan. Kalian juga akan melewati beberapa castle yang memang merupakan tujuan wisata. Berhubung kita tidak punya banyak waktu, so we decided to go to the next destination. Sempat terlintas kita akan mengunjungi lokasi shooting James Bond di scottland, tapi karena lokasi cukup jauh dan gw yakin kalau ujung ujungnya ga akan lihat apa apa karena khawatir dengan cuaca yang kembali mendung. So kita memutuskan untuk ke salah satu istana terdekat yaitu Urquhart Castle.

 

Chapter 10 : Castle on The Hill

Ga ada lagu yang lebih tepat untuk menggambarkan lokasi Urquhart Castle. Ed Sheeran’s song hit me as soon as i see the place. Castle on The Hill. Sebuah istana yang terletak dipinggir loch ness. I mean i can imagine how beautiful that castle must be on the past. I mean wake up with the view of Loch Ness. The sun rise through your window. The wind flying through your bedroom. Dang! That’s beautiful. Sebagian besar well bisa dikatakan 75% sudah berbentuk reruntuhan sekarang, hanya 25% yang masih berbentuk. Tiket masuk untuk orang dewasa seharga 9 pounds per tiket. Kalau kalian ingin membeli oleh oleh urquhart castle, jangan khawatir, disana tersedia tourist centre.

ORG_DSC01388

Kita habisin waktu disini sekitar 1.5 – 2 jam, puas puasin foto foto, ya kan kapan lagi bisa liat reruntuhan dengan background secakep begini. All i did actually enjoying the moment, feel the sun, and the wind. Ga banyak yang  bisa kita lakuin disana selain mengagumi. I don’t even know what to write right now. So ini beberapa foto selama di urquhart castle.

ORG_DSC01366

ORG_DSC01399

That’s it for today. Rencana selanjutnya adalah kembali kekota untuk cari lunch. Ya ujung ujungnya sih kita ke mall karena yang paling deket dengan tujuan selanjutnya which is inverness castle. Trus makan apa? Well paling gampang tentu KFC. Yah you read it right, KFC again. Too bad selesai kita makan, diluar udah gelap dan inverness castle pun sudah tutup, so kita berkunjung ke Flora Macdonald statue sembari melihat pemandangan kota inverness dari atas. This spot is actually the best spot to see the entire city.

ORG_DSC01420

Selesai sudah perjalanan kita di kota inverness, selanjutnya kita akan kembali menuju edinburgh and will be stay there for some nights. Anyway i gotta sleep right now, i will try to finish all story as soon as i can. See you in the next chapter.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s